Kamis, 30 September 2010

Investasi emas, kemilau sepanjang jaman

Alat investasi diluar investasi keuangan yang paling dikenal dan paling digemari ibu-ibu rumah tangga adalah investasi pada emas atau logam mulia. Hadirnya berbagai macam produk investasi tidak mampu menghilangkan emas sebagai salah satu alat investasi paling tua dan senantiasa  menjadi pilihan masyarakat. Sejak dahulu kala, manusia sudah terbiasa menggunakan emas sebagai alat tukar dan sebagai alat untuk investasi.

Biasanya jika keadaan ekonomi dunia mengalami krisis atau terjadi kekacauan politik yang melanda dunia, maka investasi Anda dalam surat berharga mengalami penurunan dan nilai uang yang Anda miliki anjlok nilainya, namun hal ini tidak akan terjadi pada emas, justru harga emas akan mengalami kenaikan.

Hal inilah yang terjadi saat ini yaitu ekonomi dunia terutama negara Amerika Serikat yang  hingga tulisan ini dibuat masih dalam keadaan krisis dan belum ada tanda akan stabil ditambah krisis utang yang melanda Eropa, sehingga investor banyak mengalihkan dananya ke instrumen emas.

Senin, 14 Juni 2010

Dulu, Gadai karena Perlu Dana, sekarang untuk Investasi

Investasi apa yang paling aman dan tidak pernah mengalami investasi? Jawabannya adalah emas. Cara cerdas berkebun emas inilah yang dipaparkan founder Kebun Emas, Rulli Sunandar, di Hotel Mesra Samarinda, (13/6) kemarin.

Dalam seminar yang digagas BRI Syariah itu, Rulli mengajak ratusan peserta seminar untuk berinvestasi dalam bentuk emas. "Perilaku berinvestasi emas ini sudah ada sejak zaman dulu. Dahulu, para pria investasinya tanah. Ibu-ibunya beli emas," sebut pria kelahiran Bandung, 18 Mei 1968 ini.

 Rulli menyebutkan, berinvestasi sebaiknya harus didahulukan."Investasi dulu, sisanya baru untuk kebutuhan lain. Sebab kalau menunggu ada dana lebih, biasanya tidak akan bisa investasi," sebutnya.